Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018
Lontaran-lontaran Para Tokoh Liberal Menghancurkan Islam “Mereka ingin hendak memadamkan caliaya (agama) Allah dengan mnlnt (ncapan-ncapan) mereka, dan .Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci.” (QS As-Shaff: 8). “Jikalau mereka sungguh-sungguh ridlia dengan apa yang dibelikan Allah dan Rasul-Nya kepada mereka, dan berkata: ‘Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan kepada kami sebahagian dari karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah’, (tentulah yang demikran itu lebrh baik bagi mereka).” (QS At-Taubah: 59). “Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan- syaitan (dan jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengeijakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.” (QS ...
Bila Orang Liberal Mencomot Dalil Dr Din Syamsuddin: Pemikiran Ulil dan JIL Tidak Berstandar Islam Laporan utama Majalah Panjimas Nomor 07, tanggal 26 Desember 2002, tentang Islam Liberal, memuat pendapat-pendapat Ulil Abshai Abdalla kordinator JIL (Jaringan Islam Liberal) hingga mendominasi laporan itu diseitai wawancara. Pendukung JIL Masdar F Mas’udi yang diberi porsi cukup luas. Pendapat KH Athi'an Ali Da'I dari Fonun Ulama Umat Islam (FUUI) dari Bandung ditampilkan, di samping pendapat KH Mustofa Bisri mertua Ulil yang ditampilkan untuk ditepis Ulil sambil menyinggung- nyinggung nama saya (Haitono Ahmad Jaiz). Dr Din Syamsuddin dari MUI (Majelis Ulama) diwawancarai, secara mendasar mengatakan: "Pada gugusan pemikiran Ulil dan JIL tidak ada pemikiran yang berstandar Islam.” (hal 27). Berbeda dengan itu, KH Sahal Mahfudz Ketua Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan juga Rais ‘Am NU (Nahdlatul Ulama) tampaknya biasa-biasa saja terhadap Ulil, padahal dulunya K...
Gambar
Orang Liberal Indonesia-Malaysia Berhadapan dengan Ulama dan Umat Islam Orang-orang betfikiran Liberal yang dinilai menghina Islam di Indonesia dan Malaysia berhadapan dengan ulama dan umat Islam. Ulil Abshar Abdalla (35 tahun) kordinator JIL (Jaringan Islam Liberal) di Jakarta diadukan ke polisi Desember 2002/ Syawal 1423H karena dinilai telah menghina Islam lewat tulisannya di koran Kompas 18 November 2002M berjudul “Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam”. Sementara itu orang-orang liberal di Malaysia, di antaranya Zainah Anwar, Kassim Ahmad, Faris A Noor, dan Akbar Ali dinyatakan oleh Persatuan Ulama Malaysia dan sejumlah organisasi Islam sebagai menghina Islam, dan diadukan kepada penguasa Keberanian memporak-porandakan syan’at Islam oleh orang-orang model liberal itu tampaknya sudah melampaui batas. Kata orang Arab, balaghos sailuz zuba, (banjir sudah sampai di gunung). Kata orang Jawa, wis kebak sundukane (sudah penuh tusukannya, maksudnya bukti-bukti kejahatannya). S...